Pengertian Motorik

MOTORIK

Perkembangan motorik adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengn kematangan saraf dan otot anak. Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun, adalah merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan system dalam tubuh yang dikontrol oleh otak.

  • Perkembangan Gerakan Motorik Halus

Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan.

Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik, seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan, dan tubuh secara bersamaan,antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar.

  • Perkembangan gerakan motorik kasar

Motorik kasar adalah gerakan tubuh yangmenggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yangdipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri.

  • Menurut  Montessori, pendidikan sudah dimulai sejak bayi lahir. Karena itu, bayi punharus dikenalkan pada orang ± orang sekitarnya, suara ± suara, benda ± benda, diajak  bercanda, dan bercakap ± cakap agar mereka berkembang dan menjadi anak yang normaldan sehat.
  • Metode pembelajaran yang sesuai dengan tahun ± tahun kelahiran sampai usiaenam tahun biasanya menentukan kepribadian anak setelah dewasa. Hal ini tentu jugadipengaruhi seberapa baik dan sehat orang tua berperilaku dan bersikap terhadap anak ± anak usia dini. Sebab, perkembangan mental usia ± usia awal berlangsung cepat. Inilah periode yang tidak boleh disepelekan. Pada tahun ± tahun awal ini, anak memiliki periode ± periode sensitif atau kepekaan untuk mempelajari atau berlatih sesuatu.Sebagian besar anak ± anak berkembang pada masa yang berbeda, dan membutuhkanlingkungan yang dapat membuka jalan pikiran mereka.

Menurut montessori, paling tidak ada beberapa tahap perkembangan sebagai berikut:

  • a.Sejak lahir sampai usia 3 tahun, anak memiliki kepekaan sensoris dan daya pikir yangsudah mulai dapat menyerap pengalaman ± pengalaman melalui sensorinya.
  •  b.Usia setengah tahun sampai kira ± kira tiga tahun, anak mulai memiliki kepekaan bahasadan sangat tepat untuk mengembangkan bahasanya (berbicara, bercakap ± cakap).
  • c.  Masa usia 2 ± 4 tahun, gerakan ± gerakan otot mulai dapat dikoordinasikan dengan baik,untuk berjalan maupun untuk banyak bergerak yang semi rutin dan yang rutin, berminat pada benda ± benda kecil, dan mulai menyadari adanya urutan waktu (pagi, siang, sore,dan malam).
  • d.Rentang usia tiga sampai enam tahun, terjadilan kepekaan untuk peneguhan sensoris,semakin memiliki kepekaan indrawi. Khusus, pada usia sekitar 4 tahun, anak memilikikepekaan menulis. Selanjutnya pada usia 4 ± 6 tahun, anak memiliki kepekaan yang bagus untuk membaca.

Tabel perkembangan motorik halus dan kasar

Usia 2-3 tahun

Motorik Kasar

Motorik Halus

• melompat-lompat
• berjalan mundur dan jinjit
• menendang bola
• memanjat meja atau tempat tidur
• naik tangga dan lompat di anak tangga terakhir
• berdiri dengan 1 kaki
• mencoret-coret dengan 1 tangan
• menggambar garis tak beraturan
• memegang pensil
• belajar menggunting
• mengancingkan baju
• memakai baju sendiri

Pengertian Kognitif

pengertian Kognitif

Secara umum kognitif diartikan potensi intelektual yang terdiri dari tahapan : pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehention), penerapan (aplication), analisa (analysis), sintesa (sinthesis), evaluasi (evaluation). Kognitif berarti persoalan yang menyangkut kemampuan untuk mengembangkan kemampuan rasional (akal).
Teori kognitif lebih menekankan bagaimana proses atau upaya untuk mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki oleh orang lain.

Teori Perkembangan Kognitif menurut “Jean piaget “

Teori Jean Piaget tentang perkembangan kognitif memberikan batasan kembali tentang kecerdasan, pengetahuan dan hubungan anak didik dengan lingkungannya. Kecerdasan merupakan proses yang berkesinambungan yang membentuk struktur yang diperlukan dalam interaksi terus menerus dengan lingkungan. Struktur yang dibentuk oleh kecerdasan, pengetahuan sangat subjektif waktu masih bayi dan masa kanak – kanak awal dan menjadi objektif dalam masa dewasa awal.

Piaget juga memberikan proses pembentukan pengetahuan dari pandangan yang lain, ia menguraikan pengalaman fisik, yang merupakan abstraksi dari ciri – ciri dari obyek, pengalaman logis matematis atau pengetahuan endogen disusun melalui proses pemikiran anak didik . Sruktur tindakan, operasi kongkrit dan operasai formal dibangun dengan jalan logis – matematis.

Dari aspek tenaga pendidik misalnya. Seorang guru diharuskan memiliki kompetensi bidang kognitif. Artinya seorang guru harus memiliki kemampuan intelektual, seperti penguasaan materi pelajaran, pengetahuan mengenai cara mengajar, pengetahuan cara menilai siswa dan sebagainya.

  • Faktor yang Berpengaruh dalam Perkembangan Kognitif, yaitu :1. Fisik

    Interaksi antara individu dan dunia luat merupakan sumber pengetahuan baru, tetapi kontak dengan dunia fisik itu tidak cukup untuk mengembangkan pengetahuan kecuali jika intelegensi individu dapat memanfaatkan pengalaman tersebut.

    2.Kematangan

    Kematangan sistem syaraf menjadi penting karena memungkinkan anak memperoleh manfaat secara maksimum dari pengalaman fisik. Kematangan membuka kemungkinan untuk perkembangan sedangkan kalau kurang hal itu akan membatasi secara luas prestasi secara kognitif. Perkembangan berlangsung dengan kecepatan yang berlainan tergantung pada sifat kontak dengan lingkungan dan kegiatan belajar sendiri.

    3.Pengaruh sosial

    Lingkungan sosial termasuk peran bahasa dan pendidikan, pengalaman fisik dapat memacu atau menghambat perkembangan kognitifnya.

Harga Wallsticker Murah

GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar

HARGA ECER : (min.3 pembelian)

Ukuran wallsticker:
Medium 30×60 cm @10.000
Besar 50 x 70 cm @ 20.000
Tranparan 50 x 70 cm @ 22.000
Extra Besar 60×90 cm @ 22.000

mau dapat harga grosir??atau harga agen?? di jamin paling muraahh cp. 081-617-400-986 atau pin : inbox kami.

email :
ppeint@rocketmail.com
atau twitter :
@ppeint_shop

wallsticker shop ind

Wall Sticker adalah trend terbaru dalam bidang interior design. Wall Sticker sangat mudah dipasang ( tidak perlu kuatir salah pasang bisa dilepas dan dipasang ulang) . Harga terjangkau dan mewah. Ada berbagai motif mulai Karakter, Flower, Border dan banyak lagi lainnya. Terbuat dari bahan pearl film (pvc) yg mengkilat dan anti air ,mudah dipasang pada tembok, kayu, triplek, kaca dan lain² , dapat dilepas lagi tanpa merusak cat ===========

** Ready stock, tersedia ratusan motif yang lucu2 ** Harga reseller !! ( tidak ada syarat khusus utk mjd reseller, harga di sesuaikan dengan jumlah pembelian)
** FIX PRICE, NO BARGAIN PLEASE **
** BATAS BOOKING HARI BERIKUTNYA PUKUL 10.00 PAGI ** ( DAN OTOMATIS ORDERAN AKAN TERCANCEL)

** KATEGORI CACAT UTK WALLSTICKER **
1.plastik kemasan terkoyak ( ada yang sobek / tidak utuh ) 2.wallsticker dalam keadaan sobek
3.printing tidak rata 50% dalam 1 lembar

** YG TIDAK TERMASUK KATEGORI CACAT ** 1.printing ga rata 10 % dalam 1 lembar ( produk cina ada kelebihan dan kekurangannya, harap maklum )
2.wallsticker tidak ada lampiran gambar ( karena tidak semua pabrik melampirkan gambar jadinya, artinya kita bisa kembangkan hasil jadi sesuai kreatifitas kita )

yang nyari wallsticker buat kamar kalian lebih cantik bisa hubungin kami 🙂

http://on.fb.me/RTyKPw

Gambar